Senyum Embun

Selalu tersisa tanya dan berbagai tanya,
Sampai saat selimut tipis ini memelukku dengan mesra,
Saat pagi menyapaku dengan cerianya.
Saat kabut subuh mengantarku dengan kasih sayangnya
Dan saat” suasana rindu yang terus menggantung dengan indahnya.

ini untukmu dimasa nanti.
Entah kapan
Petiklah buah cinta yang semakin masak,
Sebelum jatuh membusuk dimakan cacing.
Dan mawar yang masih kemerah-merahan,
sebelum tumbuh kuatnya duri di sekelilingnya.

Taukah?
Keduanya adalah milikmu.

Dan apa yang paling berharga dari itu.?
Atas semakin mahalnya ketulusan serta kepercayaan.
Adalah senyum embun..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: