Tentang Keduanya

Rindunya suasana hati ini pada keluguan
Yang menawan pada setiap nasehat paling indah
Ucapanmu bagai sebuah aliran syair
Begitu deras terus berjalan walaupun saat ini jelas sekali kasat mata
Mensaratkan pancaran asa terbesar pada masing buah hatinya.

Jikalau engkau tau..
Lihatlah masih kusimpan sarung kusut pemberianmu
Walau semakin lusuh, tapi itu sudah cukup pada gambar satu kerinduan
Hierarki rindu didalamnya adalah ingatan apa yang harus dilakukan dengannya

Jikalau engkau tau..
Saat kegelisahan tan memberikan kenyamanan
Menoleh pada setiap penjuru padang hampa
Yang dalam waktu berjalan nampak mengering
Semakin tandus tak kuasa terendus
Suaramu adalah oasis murni yang harus ku teguk

Jikalau engkau tau..
Seraut wajahmu begitu kental membuatku terbuai.
Memperlihatkan kehebatan rasa cinta
Dan menyisihkan tak terbatas rasa kasih sayang
Engkau yang duduk dikursi reot penuh pasungan pasak
Engkau yang begitu setia menyeduhkan kopi hangat di jam 8 pagi

Jikalau engkau tau..
Iya.. engkau dan engkau
Walau terkadang aku sering terjerat terikat tak karuan
Jiwaku kau rajut lagi dengan begitu indahnya

Jikalau engkau tau..
Tak ada batasan kata untuk mencintaimu.
Tak ada batasan kata untuk tidak menciummu
Dan tak ada batasan kata untuk ungkapan paling hebat

Jikalau engkau tau..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: